Jumat, 31 Agustus 2018

Ternyata dengan Daun Singkong Kandungan ini bisa terpenuhi

Daun singkong ternyata tidak hanya enak dinikmati dalam olahan sayur, tapi ternyata juga mengandung protein yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan sayuran lainnya. Mari berkenalan dengan nikmat manfaat daun singkong dan kandungannya.  
Mungkin tidak terbayangkan oleh Anda sebelumnya, ternyata daun singkong mengandung protein mentah yang cukup tinggi. Bahkan, jika dibandingkan dengan daun golongan Amaranthus (bayam). Selain kaya akan protein, daun singkong juga mengandung jumlah serat yang cukup tinggi.

Protein sendiri dibutuhkan oleh tubuh untuk menggantikan protein yang hilang lewat rambut, kulit, dan jaringan tubuh lainnya. Sedangkan serat dibutuhkan tubuh untuk menyerap air dan memperlancar pencernaan.
Berikut ini adalah beberapa manfaat daun singkong berdasarkan kandungan protein dan serat yang terdapat di dalamnya:
  • Manfaat daun singkong berdasarkan kandungan protein
    Kandungan protein pada daun singkong diperkirakan dapat membantu tubuh memproduksi hormon dan enzim yang dibutuhkan tubuh. Protein tersebut juga membantu memperbaiki dan membentuk jaringan tubuh. Mengonsumsi makanan yang mengandung protein atau menjalani pola makan yang kaya akan protein juga bisa membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Sehingga, bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, mungkin daun singkong bisa menjadi salah satu variasi untuk menu makanan Anda.
  • Manfaat daun singkong berdasarkan kandungan serat
    Bagi Anda yang dalam program menurunkan berat badan, pasti akrab dengan manfaat serat. Dan daun singkong bisa menjadi salah satu pilihan menu harian Anda. Pasalnya, daun singkong ternyata juga mengandung serat cukup tinggi yang diperkirakan dapat memberikan beberapa manfaat seperti menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan pencernaan Anda.
Meski kandungan protein cukup tinggi, sayangnya daun singkong tergolong minim asam amino. Asam amino adalah senyawa organik yang bergabung menjadi protein dengan fungsi untuk memperbaiki jaringan tubuh, menguraikan makan, dan sumber energi tubuh. Meski manfaat daun singkong cukup banyak bagi tubuh, tidak disarankan untuk mengonsumsinya secara mentah. Baik daun maupun akar singkong memiliki kandungan sianida yang bisa berbahaya bagi tubuh manusia.

Olah Manfaat Daun Singkong Menjadi Lebih Lezat

Tertarik menikmati daun singkong sebagai variasi menu harian Anda? Manfaat daun singkong bisa Anda dapatkan dengan bermacam olahan sesuai selera. Salah satu menu yang mungkin bisa menjadi pilihan Anda adalah tumis daun singkong. Berikut ini adalah resepnya:
Bahan-bahan yang perlu Anda siapkan:
  • 2 siung bawang putih cincang
  • 3 siung bawang merah cincang
  • Jahe secukupnya
  • 4 buah cabe merah dipotong sesuai selera
  • Garam dan gula secukupnya
  • ½ kg daun singkong yang sudah direbus terlebih dahulu, lalu dipotong-potong
  • Ikan tamban kering (Anda bisa menggantinya sesuai selera)
Cara memasak tumis daun singkong,
  • Tumis bawang merah, bawang putih, jahe, dan cabai .
  • Jika sudah harum, tambahkan sedikit air.
  • Masukan daun singkong dan tambahkan lagi airnya.
  • Tambahkan ikan tamban atau bahan tambahan yang Anda inginkan. Lalu masukkan garam dan gula sesuai selera Anda.
  • Jika sudah agak matang dan air sudah cukup berkurang, angkat dan sajikan.
Kini, Anda sudah tahu kandungan dan manfaat dari daun singkong. Cukup masukkan dalam menu harian Anda dan keluarga untuk menikmati berbagi keuntungan mengonsumsi daun singkong.

Kamis, 30 Agustus 2018

Definisi Jantung Lemah- Perlu Diketahui

Definisi

Apa itu lemah jantung?

 

Lemah jantung adalah istilah untuk berbagai masalah pada jantung, terutama kardiomiopati. Kardiomiopati adalah penyakit di mana otot jantung melemah, merenggang, atau memiliki masalah pada strukturnya. Kondisi ini sering kali terjadi saat jantung tidak dapat memompa atau berfungsi dengan baik. Kardiomiopati dapat berkembang menjadi gagal jantung, Kardiomiopati umumnya memiliki 4 jenis dan 1 jenis yang tidak terklasifikasi: dilated cardiomyopathy, hypertrophic cardiomyopathy, arrhythmogenic right ventricular dysplasia (ARVD) dan restrictive cardiomyopathy. 

Seberapa umumkah lemah jantung?

Lemah jantung sangat umum terjadi. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapa pun, namun lebih sering terjadi pada orang yang lebih berumur. Kardiomiopati menyerang pria dan wanita dengan jumlah yang sama, sekitar 1 dari 500 orang mengalaminya. Lemah jantung dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala lemah jantung?

Apabila kardiomiopati memburuk, jantung Anda akan melemah. Lemah jantung cenderung memiliki tanda-tanda dan gejala dari gagal jantung, seperti:
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas, terutama dengan aktivitas fisik yang berat
  • Kelelahan
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki, telapak kaki, kaki, perut dan urat pada leher
  • Gejala lainnya dapat meliputi pusing-pusing, pingsan saat beraktivitas, aritmia (detak jantung tak teratur), nyeri dada terutama setelah beraktivitas berat atau makan banyak, suara-suara yang menyertai detak jantung
Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami kesulitan bernapas, pingsan, atau nyeri dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit. Karena kondisi ini sering kali merupakan turunan, dokter dapat menyarankan anggota keluarga Anda melakukan pemeriksaan kardiomiopati.
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab lemah jantung?

Anda dapat memiliki lemah jantung akibat penyakit, kondisi, atau faktor lainnya. Selain itu, faktor keturunan keluarga juga merupakan penyebab utama dari pelemahan jantung. Tergantung pada jenis kardiomiopati, penyebab dapat memiliki deteksi yang berbeda-beda.
  • Dilated cardiomyopathy adalah kondisi di mana jantung melemah dan menipis dan menyebabkan pembesaran rongga jantung. Akibatnya, jantung tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat menurun atau disebabkan oleh kondisi medis lainnya.
  • Hypertrophic cardiomyopathy adalah kondisi di mana otot jantung menebal dan melemah. Hal ini membuat darah sulit dipompa keluar jantung. Jenis kardiomiopati ini sering kali diturunkan pada keluarga.
  • Restrictive cardiomyopathy adalah gabungan kelainan. Rongga jantung tidak dapat terisi dengan darah karena ventrikel kaku dan tidak dapat rileks. Penyebab utama dari jenis ini adalah amyloidosis dan luka pada jantung akibat penyebab yang tidak diketahui.
Arrhythmogenic right ventricular dysplasia adalah jenis kardiomiopati yang langka. Pada jenis ini, otot pada bagian kanan bawah rongga jantung terganti dengan jaringan ikat. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada ritme jantung dan sering kali disebabkan oleh mutasi gen.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk lemah jantung?

Ada banyak faktor risiko untuk lemah jantung, yaitu:
  • Riwayat keluarga terhadap kardiomiopati, gagal jantung, atau sudden cardiac arrest (SCA)
  • Penyakit atau kondisi yang dapat menyebabkan kardiomiopati, seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, atau infeksi virus yang membuat otot jantung meradang
  • Diabetes atau penyakit metabolisme lainnya, atau obesitas parah
  • Penyakit yang dapat merusak jantung, seperti hemochromatosissarcoidosis, atau amyloidosis
  • Alkoholisme jangka panjang
  • Tekanan darah tinggi jangka panjang.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana lemah jantung didiagnosis?

Untuk mengetahui potensi penyebab dari kondisi jantung Anda, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, melihat sejarah medis pribadi dan keluarga, serta menanyakan kapan gejala tersebut muncul. Jika dokter menduga Anda memiliki kardiomiopati, Anda mungkin perlu untuk melakukan serangkaian tes untuk mengonfirmasi diagnosis, seperti:
  • Pemeriksaan darah
  • CT scan
  • X-ray dada
  • Electrocardiogram (ECG)
  • Holter and Event Monitor
  • Echocardiography
  • Tes stress
  • MRI (magnetic resonance imaging) jantung
  • Tes atau skrining genetik.

Apa saja pengobatan untuk lemah jantung?

Perawatan tergantung pada seberapa parah kerusakan jantung akibat penyakit ini, serta gejala yang dihasilkannya. Perawatan juga tergantung pada jenis kardiomiopati yang Anda alami, tingkat keparahan gejala dan komplikasi, usia, serta kondisi kesehatan. Perawatan dapat meliputi:
  • Perubahan gaya hidup yang sehat untuk jantung
  • Prosedur non operasi
  • Pengobatan, termasuk obat untuk tekanan darah tinggi (ACEIs, ARBs, beta-blockers, diuretik atau CCB, etc.), mencegah retensi air (diuretik), menjaga detak jantung normal, mencegah pembekuan darah (aspirin dan clopidogrel), dan mengurangi peradangan
  • Perangkat implan seperti alat pacu jantung dan defribilator atau operasi
  • Transplantasi jantung, sebagai pilihan terakhir.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi lemah jantung?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi lemah jantung:
  • Pola makan yang sehat untuk jantung
  • Miliki berat badan yang sehat
  • Atasi stress
  • Aktivitas fisik
  • Berhenti merokok
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Yohanesmeor tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.


Hello Sehat