Jumat, 16 Maret 2018

SOP Menganti Cairan Infus

Pengertian: Suatu tindakan mengganti cairan infus dengan tehnik steril.
Tujuan
  • Tindakan menghentikan atau mengganti program terapi cairan infus.
  • Melepas cairan infus yang kosong dan menghubungkan kembali set infus dengan cairan baru.
  • Memenuhi kebutuhan cairan pasien.


Prosedur
Persiapan Alat:
  • Cairan infus
  • Bengkok
  • Status pasien
  • Standar infus / tiang infus jika diperlukan
Cara Kerja:
  • Pastikan kembali tentang instruksi ini pada status pasien
  • Perawat memberikan salam “selamat pagi/siang/malem, bapak/ibu”
  • Perkenalkan diri “Saya…..(nama), dari unit kerja…. (jelaskan)”
  • Perawat melakukan identifikasi pasien dengan meminta pasien sebutkan nama dan tanggal lahir (bila pasien sadar) atau meminta keluarga untuk sebutkan nama dan tanggal lahir pasien (bila pasien tidak sadar/anak-anak)
  • Perawat mencocokkan nama dan tanggal lahir pasien dengan gelang identitas pasien.
  • Perawat beritahu dan jelaskan pada pasien tentang tidakan yang akan dilakukan
  • Perawat cuci tangan dan pakai sarung tangan
  • Dekatkan alat ke pasien
  • Menutup tirai /gorden / pintu kamar pasien
  • Periksa cairan infus yang akan dipasang (lihat adanya perubahan warna, expired. jika ragu, jangan menggunakan cairan tersebut)
  • Periksa factor tetesan set infus (1ml = berapa tetes)
  • Periksa kembali program dokter (nama cairan, jumlah, lama pemberian dan obatyang akan dimasukkan ke botol infus jika ada)
  • Buka pembungkus set infus (tetap jaga kesterilan keonektor)
  • Jangan sampai terkontaminasi
  • Beri alcohol swap jika tersentuh
  • Klem pengatur tetesan, lalu dengan cepat lepaskan dari cairan infus yang lama tanpa menyentuh ujungnya, masukkan kembali ke botol cairan infus yang baru.
  • Periksa adanya udara dalam selang
  • Isi ruang tetesan / chamber infus sebanyak setengah ruang
  • Atur tetesan infus sesuai program dokter
  • Tempelkan label pada botol infus
  • Rapikan pasien dan alat – alat
  • Perawat melepaskan sarung tangan dan mencuci tangan sesuai dengan prosedur mencuci tangan
  • Dokumentasikan pelaksanaan pemberian obat dalam status pasien (tanggal dan jam pergantian, nama dan paraf yang melakukan, jumlah dan jenis cairan, serta obat yang dimasukkan ke dalam infus bila ada).
Tambahan:
Selalu cek kondisi cairan serta wadah cairan infus dan tanggal kadaluarsa. Lakukan persiapan pergantian cairan infus saat cairan infus sisa 50ml di botol infus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar